Category Archives: Movies

Rumah Dara (2010)

Film kategori horror memang sangat amusing buat saya. Kombinasi terkaget-kaget dan tertawa-tawa sepanjang film memang memberikan kesan yang sangat menyenangkan setelah filmnya berakhir. But that’s for me, let’s go for the review, shall we?

Ekspektansi yang cukup tinggi sesaat sebelum menonton film ini terbayar lunas. Meskipun ide ceritanya sangat cliche, keluarga slasher, membunuh dengan untuk bersenang-senang, dan penuh dengan adegan cliche juga, tapi pengambilan gambar dan makeupnya patut diacungi jempol. Adegan-adegan slashernya bagus, tidak kalah dengan adegan slasher hollywood. Makeupnya juga bagus sekali, muka Julie Estelle bisa berubah sekali setelah melalui penyiksaan di sepanjang film. Darahnya juga terasa real sekali (Mo brothers bilang mereka menggunakan campuran darah hewan dan sintetik)

Akting2 pemerannya pun cukup baik, ketakutannya cukup terasa nyata. *satu hal yang membuat saya heran, kenapa artis Indonesia jago sekali kalo bermain di film horror* Sound effectnya aneh, ada adegan adegan yang BGM nya nggak nyambung dengan scene nya. Oya, satu hal yang patut dicermati adalah akting dari Shareefa Daanish dan Julie Estelle yang bagus. Puas sekali saya melihat akting mereka berdua. *sayangnya ada satu dialog milih Daanish yang salah tempat, alih alih takut, saya malah tertawa mendengarnya*

Finally, rekomendasi saya buat film ini adalah

Silahkan ditonton! Cukup menghibur!

Rating: 7/10


Avatar (2009)

IMDB rating: 8.9
RT meter: 83%

gambarnya GOKIL! gila lo James Cameron! hahaha…
ga percuma film ini dibuat dengan menghabiskan biaya *yang katanya* mencapai $500 million!
film yang paling ditunggu-tunggu tahun 2009 ini punya efek yang bukan hanya awe-some, tapi awe-quite-a-bit, no… awe-a-whole-darn-lot!

durasi film yang lama (kurang lebih tiga jam), dibuat seolah berlalu begitu saja dengan sajian CGI yang begitu memukau.
saya berkali-kali dibuat berdecak kagum oleh adegan-adegan petualangan avatar di planet pandora.
this movie is all about warna, gerakan, dan detail.
sound effect dan BGM nya pun cukup memuaskan, walaupun tidak sebagus efeknya.
dari segi cerita, tidak terlalu buruk. mungkin bukan sebuah masterpiece, tapi film ini jelas tidak hanyak sekedar efek semata.

jika ingin menonton, saya sangat menyarankan untuk menonton di bioskop dengan kualitas layar yang bagus, kalo mungkin, tontonlah versi 3D 2D nya (ternyata efek 3Dnya tidak terlalu banyak dan warna2 yang merupakan kekuatan utama film ini tidak keluar). benar-benar memuaskan mata!

Wajib tonton! (apalagi versi 3D nya!)

Rating: 8.5/10


Cloudy With A Chance of Meatball (2009)

IMDB Rating: 7.4
RT meter: 86%
Genre: Childrens

Kocak! Film ini mampu membuat anda tertawa terbahak-bahak. Ceritanya simpel, namun dipadukan dengan humor slapstick yang luar biasa konyol. Sebuah film humor dengan tambahan sedikit drama dan action yang bisa menjadi tontonan ringan yang sangat menghibur.

Film ini bercerita tentang suatu kota kecil di tengah samudra atlantis (bagaimana mungkin mereka mendirikan kota di tengah sebuah samudra?). Disana hidup seorang pelawak ilmuwan  bernama Flint Lockwood. Flint menghabiskan hidupnya membuat penemuan penemuan gagal, sampai akhirnya dia menemukan suatu alat yang bisa mengubah air menjadi makanan. Dan masalah pun timbul karenanya.

Seperti yang saya bilang sebelumnya, film ini ceritanya ringan, namun sangat menghibur. Orang-orang yang tidak suka film yang ceritanya terlalu kompleks, akan sangat menikmati film ini. Rekomendasi saya untuk film ini adalah:

Wajib tonton!

Rating: 8/10


Inglourious Basterds (2009)

#55 on IMDB Top 250 list
IMDB rating: 8.5
RT meter: 88%
Genre: Action/Adventure

Saya memang cukup terlambat menonton film ini. Saya menonton film ini ketika semua orang sibuk membicarakan (dan juga mengantri) film 2012. Entah kenapa, antusiasme saya untuk menonton film ini tidak sebesar antusiasme saya terhadap film-film Quentin Tarantino yang lain.

Despite rekomendasi dan review dari banyak teman tentang film ini, saya tidak terlalu berharap banyak, dan ternyata, ketika saya menonton, ternyata film ini tidak terlalu banyak melampaui harapan saya. Jelas belum bisa dibandingkan dengan Pulp Fiction, saya pribadi lebih menyukai karya Quentin sebelumnya, Kill Bill. Anyways, mari kita mulai mereview.

Quentin tidak lupa untuk meninggalkan ciri khasnya di film ini: darah. Banyak darah, pembunuhan yang digambarkan secara casual, dan humor gelap ala Quentin sepanjang film. Gaya penceritaan dengan chapter-chapter pun kembali dipakai disini.

Film ini bercerita tentang Nazi. Ya, Nazi. Dengan plot standar mengenai Nazi, kelebihan film ini adalah dialog-dialog cerdas yang menggelitik dari tiap-tiap karakternya. Saya cukup terkesan dengan akting Christoph Waltz ,yang memerankan Col. Hans Landa, yang mampu membawa emosi penonton. Brad Pitt bermain cukup baik disini, walaupun ini jelas bukan penampilan terbaiknya.

Sound effectnya tidak terlalu mengesankan, dengan background music khas Quentin (yang selalu mengingatkan saya kepada film mid-west). Pengambilan gambar sedikit berbeda dengan film-film Quentin sebelumnya, yang menurut saya cukup menghilangkan salah satu daya tarik film besutannya.

Rekomendasi film ini adalah:

(cukup) Wajib tonton!

Rating: 7.5/10


District 9 (2009)

#72 on IMDB Top 250 list
IMDB rating: 8.5
RT meter: 90%
Genre: Action/Drama/Sci-Fi/Thriller

DIST9_TSR_1SHT_3

Brilliant! IS first word that comes in mind after I finished watching.

Film ini benar-benar sanggup mengguncang emosi. Membuat kesal. Terharu. Membuat saya bertepuk tangan setelah menonton. Seperti menonton 12 Angry Man untuk yang ke dua kalinya. Dengan plot dan setting yang berbeda.

Sebuah film tentang manusia.
Human is such a horrible yet wonderful creature.

Wajib tonton!

Rating: 9/10

*maaf tidak banyak yang saya tulis untuk film ini. Just watch. And feel the experience.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.